Kapolres Sumbawa Barat Turun Gunung, Dialog Humanis Berhasil Redam Aksi Demo Tuntutan Pemekaran Wilayah

 

 

Mari kita sampaikan aspirasi ini dengan tertib dan damai. Saya menjamin keamanan rekan-rekan sekalian, namun kita harus tetap menjaga kondusifitas dan tidak merusak fasilitas umum, serta menghalangi pengguna jalan ” ujar Kapolres Zulkarnain di hadapan massa yang disambut dengan sorak tertib

 

 

jejakmedianews, TANO||Aksi unjuk rasa ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa (Aliansi PPS) yang telah menggelar orasi dan aksi di Simpang Tiga Tugu KPKSB Kecamatan Pototano kemarin sempat memanas dan sempat saling dorong antara aparat dan massa aksi yang menghendaki terbentuknya Propinsi Pulau Sumbawa. Saling dorong mewarnai massa aksi dan pihak kepolisian tak terelakkan.

Berkat kesigapan Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Zulkarnain SIK, ketegangan berhasil diredam melalui pendekatan dialogis yang humanis dan persuasif kemarin.

Massa aksi menuntut percepatan pemekaran wilayah daerah otonomi baru (DOB) Provinsi Pulau Sumbawa dan mendesak pemerintah pusat dalam hal ini Mendagri untuk segera menandatangani dokumen rekomendasi pemekaran.

Sempat terjadi saling dorong antara massa yang memaksa ngotot memblokade jalan hingga berhari-hari pun berhasil diurai aparat keamanan yang berjaga.

Melihat situasi yang mulai memanas, Kapolres AKBP Zulkarnain SIK mengambil langkah tegas namun menyejukkan.

Tanpa menggunakan perlengkapan huru-hara, ia berjalan menembus barikade dan mendatangi langsung kerumunan massa pengunjuk rasa.

Dengan menggunakan pengeras suara, ia duduk lesehan bersama para koordinator lapangan (korlap) dan mendengarkan aspirasi mereka.

“Mari kita sampaikan aspirasi ini dengan tertib dan damai. Saya menjamin keamanan rekan-rekan sekalian, namun kita harus tetap menjaga kondusifitas dan tidak merusak fasilitas umum,” ujar Kapolres Zulkarnain di hadapan massa yang disambut dengan sorak tertib.

Pendekatan taktis dan komunikatif ini membuahkan hasil. Kapolres berhasil memfasilitasi perwakilan massa yang didampingi oleh aparat kepolisian. Setelah tercapai kesepakatan tertulis mengenai jadwal pembahasan tuntutan mereka, massa membubarkan diri dengan tertib dan pengamanan berjalan lancar hingga sore hari.

Langkah sigap Kapolres Sumbawa Barat ini mendapat apresiasi dari berbagai tokoh masyarakat setempat karena dinilai mampu mencegah terjadinya bentrokan fisik dan kerusakan fasilitas negara.

Saat ini, situasi keamanan di wilayah Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat utamanya jalur utama penyeberangan dari dan ke pelabuhan penyeberangan Pototano terpelihara dengan sangat nyaman , aman dan kondusif tanpa ada gangguan halangan dari siapapun.

Terpantau arus lalulintas berjalan efektif seperti biasa tanpa ada kekurangan sedikit pun.(***)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *