Lepas Siswa SMAN  2 Sumbawa, Wakil Bupati: Pendidikan Tanggung jawab Bersama, Alumni Harus Berilmu dan Berakhlak

 

“Anak-anakku sekalian, hari ini dilepas tapi dipegang lagi. Hari ini pelepasan tapi bukan perpisahan. Saya yakin wajah-wajah kalian hari ini ceria untuk menyongsong hari depan,” ujar Wabup membuka sambutan.

 

 

“Pelepasan ini betul-betul bukan hanya acara seremoni. Pelepasan ini penuh makna. Mengingatkan kita saat orang tua mengantar putra-putrinya ke SMAN 2, saat guru berinteraksi dan mentransfer ilmu agar diserap siswa, sehingga menjadi siswa yang berkualitas,” katanya.

 

 

SUMBAWA BESAR||Wakil Bupati Sumbawa – Drs. H. Mohamad Ansori menghadiri acara pelepasan siswa-siswi kelas 12 SMAN 2 Sumbawa, pada acara tersebut turut hadir anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Kepala Cabang Dinas Dikbud NTB Wilayah IV, Kepala SMAN 2 Sumbawa, Komite Sekolah, Ikatan Alumni, Tokoh Masyarakat, Walimurid, dan siswa kelas 12 SMAN 2 Sumbawa Besar. Acaranya sukses terlaksana di Hotel Sernu Raya, Rabu, (6/5/2026)

Di hadapan ratusan siswa, orang tua, guru, dan alumni, Wabup menegaskan pelepasan bukanlah akhir dari kebersamaan.

“Anak-anakku sekalian, hari ini dilepas tapi dipegang lagi. Hari ini pelepasan tapi bukan perpisahan. Saya yakin wajah-wajah kalian hari ini ceria untuk menyongsong hari depan,” ujar Wabup membuka sambutan.

Lebih lanjut Wabup menyampaikan, Pemerintah Daerah memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya pelepasan SMAN 2. Menurut Wabup, momen ini harus memberi pesan dan kesan yang tidak terlupakan bagi siswa.

“Pelepasan ini betul-betul bukan hanya acara seremoni. Pelepasan ini penuh makna. Mengingatkan kita saat orang tua mengantar putra-putrinya ke SMAN 2, saat guru berinteraksi dan mentransfer ilmu agar diserap siswa, sehingga menjadi siswa yang berkualitas,” katanya.

Wabup juga menyoroti peran penting komite sekolah dan ikatan alumni. “Proses belajar mengajar bisa lancar tidak lepas dari komite yang mewakili orang tua. Alumni juga luar biasa. Karena punya kenangan indah, akhirnya terbentuk ikatan alumni. Ini bukti cinta kepada SMAN 2. Saya yakin alumni SMAN 2 mengabdi di semua lini dan bermanfaat bagi masyarakat.

Wabup menegaskan pembentukan karakter di usia remaja membutuhkan perhatian bersama. “Pendidikan tidak hanya tanggung jawab pemerintah, guru, atau kepala sekolah. Pendidikan adalah tanggung jawab bersama.”

Ia mengingatkan orang tua agar tidak hanya menitipkan anak ke sekolah. “Orang tua harus membimbing, mengawasi: dengan siapa anak kita belajar, bergaul, dan berinteraksi. Guru juga tidak hanya memastikan ilmu diterima, tapi harus bisa membentuk karakter, sikap, moral, dan akhlak siswa.”

“Jangan sampai alumni SMAN 2 hanya pintar secara ilmu, tapi akhlak, moral, dan pergaulannya tidak terjaga. Ini yang harus kita tanamkan bersama,” tegas Wabup.

Pada kesempatan tersebut Wabup mengaku memiliki kedekatan khusus dengan SMAN 2. “SMAN 2 lokasinya di Lempeh, saya juga berdomisili di Lempeh. Banyak anak kos di sekitar rumah saya sekolah di SMAN 2. SMAN 2 punya kenangan indah bagi kami karena anak saya juga alumni SMAN 2.”

Ia pun berkelakar soal angka 2. “SMAN 2 dengan nomor 2, kami juga ada kenangan tersendiri dengan nomor 2. Tidak perlu saya jelaskan maknanya,” ucapnya disambut tawa hadirin.

Menutup sambutan, Wabup mengucapkan selamat kepada para purna siswa SMAN 2. “Gantungkan cita-cita setinggi langit. Harus punya mimpi. Ibu Kepsek tadi menyampaikan 10-20 tahun lagi alumni SMAN 2 akan berkumpul. Tapi saya ingin dengar, nanti ada bapak-ibu semua yang jadi bupati dan wakil bupati di masa yang akan datang.”

“Sekali lagi selamat untuk para purna siswa. Tempuhlah kehidupan selanjutnya. Mudah-mudahan siswa-siswi menjadi generasi penerus bangsa, generasi yang mengabdi, generasi emas 2045. Amin ya rabbal alamin,” tutup Wabup.(*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *