Empat Pelajar Sumbawa Terpilih Jadi Paskibraka Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat 

Empat Pelajar Sumbawa Terpilih Jadi Paskibraka Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat

 

 

 

SUMBAWA, JEJAKMEDIANEWS – Empat pelajar asal Kabupaten Sumbawa yakni Ghilbert Halomoan Sinurat dari SMA Negeri 1 Sumbawa, G.P. Widhi Antaran dari SMA Negeri 2 Sumbawa, Shafa Nuraini dari SMA Negeri 3 Sumbawa dan Cinta Kusuma Ningrum dari SMA Negeri 2 Sumbawa, terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Mereka akan bertugas mengibarkan bendera merah putih pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tanggal 17 Agustus 2026, dan pada sore harinya bertugas pada upacara penurunan bendera.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumbawa, menjelaskan, keempatnya dinyatakan lolos setelah melalui proses seleksi ketat. Mereka akan bergabung dengan 35 anggota Paskibraka dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan dijadwalkan masuk asrama pada 5 Agustus mendatang.

“Tahun ini kita memang tidak mengirimkan ke tingkat nasional, tetapi kita berhasil mengirimkan anggota Paskibraka ke tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan alhamdulillah Sumbawa bisa mengirimkan empat siswa, karena tidak semua kabupaten/kota bisa ikut seleksi,” katanya, Selasa (21/4).

Ia berharap, mereka dapat menjaga dan membawa nama harum Kabupaten Sumbawa. “Saya juga berpesan mereka untuk selalu menjaga kesehatan, fisik maupun mental. Mudah – mudahan mereka dapat bertugas dengan sebaik – baiknya pada saat pengibaran bendera maupun penurunan bendera,” imbuhnya.

Tak hanya di tingkat provinsi, puluhan anggota Paskibraka yang akan bertugas di Kabupaten Sumbawa juga telah terpilih.

Sebanyak 76 siswa-siswi dari berbagai SMA dan SMK di wilayah ini telah memulai latihan intensif sebagai calon Paskibraka tingkat kabupaten. Mereka dipersiapkan untuk mengibarkan bendera pusaka dalam upacara peringatan HUT RI pada 17 Agustus mendatang.

“Kita sudah siap dan telah melakukan seleksi. Mereka akan mulai masuk karantina pada 30 Juni 2026. Mereka merupakan siswa – siswi terbaik yang akan bertugas melakukan pengibaran bendera di tingkat Kabupaten,” ungkapnya.

Setelah memasuki masa karantina, mereka akan menjalani latihan yang intensif dengan melibatkan sejumlah pelatih dari TNI, Polri, Purna Paskibra Indonesia, serta dari pihak lainnya. (JMN)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *