Mahasiswa KKN Universitas Mataram Bukan Hanya Numpang Lewat, Desa Jenggala jadi Ingkubasi Administrasi Hingga Ekonomi Desa Digital
“Melalui SID, kami juga membantu menampilkan dan mempromosikan produk-produk UMKM lokal Desa Jenggala secara digital. Harapannya, pemasaran produk warga bisa lebih luas jangkauannya, tidak hanya di pasar lokal, sehingga bisa mendorong peningkatan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi desa,” ujarnya
MATARAM, (JejakNtb)|| Sekelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Mataram yang ditempatkan di Desa Jenggala menginisiasi program *”Desa Digital”* dengan mengembangkan dan mengoptimalkan *Sistem Informasi Desa (SID)* sebagai upaya mendorong transformasi digital di tingkat desa.
Program ini merupakan bagian dari kegiatan KKN mahasiswa di Desa Jenggala. Melalui SID, mahasiswa membantu perangkat desa dalam mendigitalisasi data kependudukan, pelayanan administrasi, hingga publikasi informasi dan potensi desa secara daring, sehingga masyarakat maupun pihak luar dapat mengakses informasi desa dengan lebih mudah, cepat, dan transparan.
Ketua Tim KKN Desa Jenggala, Imam Alfarizi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada aspek administratif, tetapi juga dirancang untuk memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Melalui SID, kami juga membantu menampilkan dan mempromosikan produk-produk UMKM lokal Desa Jenggala secara digital. Harapannya, pemasaran produk warga bisa lebih luas jangkauannya, tidak hanya di pasar lokal, sehingga bisa mendorong peningkatan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi desa,” ujarnya.
Atas Pracoyi S.T., M.T., P.Hd, Dosen Pembimbing KKN, yang secara aktif memberikan arahan dan pendampingan kepada mahasiswa selama masa KKN berlangsung di Desa Jenggala. Menurutnya, program ini merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam menjawab tantangan digitalisasi di tingkat desa, sekaligus mengasah kemampuan mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan ke tengah masyarakat.
“Saya melihat program Desa Digital ini sebagai salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang tepat sasaran. Mahasiswa tidak hanya membantu dari sisi teknis pengembangan SID, tetapi juga berpikir bagaimana program ini bisa berdampak langsung pada perekonomian masyarakat, khususnya UMKM di Desa Jenggala. Ini menunjukkan mahasiswa mampu berpikir solutif dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Beberapa kegiatan utama dalam program Desa Digital ini antara lain:
1. Pengembangan dan pengelolaan Sistem Informasi Desa (SID) sebagai pusat data dan informasi desa.
2. Digitalisasi promosi produk UMKM dan potensi desa melalui SID dan media sosial.
3. Sosialisasi literasi digital kepada masyarakat Desa Jenggala.
4. Pendampingan teknis kepada warga.
Kepala Desa Jenggala, Wahyu Aji Pratama, S.STP., menyambut baik program ini dan berharap SID dapat terus dimanfaatkan oleh perangkat desa setelah masa KKN berakhir, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat, khususnya dalam mendorong roda ekonomi desa melalui pemasaran produk lokal yang lebih modern dan terintegrasi.
“Kami menyambut kehadiran mahasiswa KKN Universitas Mataram di Desa Jenggala. Kami berharap seluruh mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat, membangun komunikasi serta kerja sama yang harmonis, dan melaksanakan berbagai program yang inovatif serta memberikan manfaat nyata bagi kemajuan desa. Pemerintah Desa Jenggala berkomitmen untuk mendukung setiap kegiatan positif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan desa secara bersama-sama.”
Program Desa Digital ini diharapkan dapat menjadi model percontohan digitalisasi desa yang dapat direplikasi oleh desa-desa lain di wilayah Lombok.
Program Desa Digital merupakan inisiatif mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram yang ditempatkan di Desa Jenggala, dengan fokus pada pengembangan Sistem Informasi Desa (SID) dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui digitalisasi.

