SUMBAWA____Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, secara resmi menutup Festival Samba (Samawa Malanti Budaya) ke-XV Kecamatan Plampang, Sabtu malam, 26 September 2026. Kegiatan yang berlangsung selama sepekan tersebut ditutup di Lapangan Sepak Bola Maras Gamporo, Desa Sepakat, Kecamatan Plampang.
Festival Samba ke-XV menghadirkan beragam kegiatan dan perlombaan yang mengangkat kesenian serta tradisi daerah Sumbawa. Kegiatan ini melibatkan berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, pelajar, generasi muda, hingga masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Wabup H. Ansori sangat mengapresiasi terselenggaranya festival Samba. Menurutnya, seni, tradisi, dan nilai-nilai Samawa yang telah ditampilkan selama sepekan harus terus hidup dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.
“Festival Samba sudah berusia 15 tahun. Ini bukan lagi hanya agenda tahunan, tetapi sudah menjadi bagian dari ingatan, identitas dan kehidupan masyarakat Plampang,” ujarnya.
H. Ansori juga mengapresiasi keterlibatan generasi muda dalam festival tersebut. Berbagai kesenian seperti nyorong, ngasak, munit ramai, turen berang, antat ngaji dan junyung pasaji turut ditampilkan, menunjukkan bahwa budaya Samawa masih memiliki generasi penerus.
Ia berharap, semangat yang terbangun selama Festival Samba tidak berhenti bersamaan dengan berakhirnya kegiatan. Budaya perlu terus dirawat, kreativitas dikembangkan, sekaligus dibuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui seni, UMKM, pariwisata dan berbagai potensi budaya lokal.
“Budaya Samawa bukan sekadar warisan dari masa lalu. Budaya Samawa adalah modal kita untuk menyambut masa depan,” tegasnya.(*)

