DOMPU—-Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Dompu terus berkomitmen meningkatkan tata kelola dan pelayanan bagi para anggotanya. Langkah nyata ini dibuktikan dengan optimalisasi tujuh lembaga kelengkapan organisasi dan anak lembaga guna memperkuat roda organisasi serta mendorong profesionalisme guru di daerah.
Ketua PGRI Kabupaten Dompu, Mukmin, M.Pd., menyatakan bahwa keberadaan tujuh lembaga ini menjadi pilar utama dalam menjalankan program kerja strategis ke depan. Tujuh lembaga kelengkapan yang dimaksud meliputi Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH), Badan Pembina Lembaga Pendidikan (BPLP), Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS), Perempuan PGRI, Smart Learning and Character Center (SLCC), Badan Usaha, serta Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.
“Dengan mengaktifkan seluruh potensi dari tujuh lembaga kelengkapan ini, pelayanan dan konsolidasi PGRI di tingkat kabupaten hingga cabang berjalan lebih profesional. Masing-masing lembaga memiliki peran spesifik untuk menjawab kebutuhan para guru di lapangan,” ujarnya saat ditemui, Ahad sore (27/9).
LKBH PGRI diinstruksikan untuk memberikan perlindungan dan advokasi hukum yang maksimal bagi guru. Sementara itu, APKS dan SLCC difokuskan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik serta literasi digital para pendidik guna menghadapi tantangan kurikulum modern. Di sektor kesejahteraan dan sarana, BPLP bersama Badan Usaha akan berkolaborasi mengelola sekolah binaan serta unit bisnis mandiri organisasi.
Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu memberikan apresiasi tinggi terhadap struktur organisasi PGRI Kabupaten yang semakin solid. Keberadaan lembaga-lembaga ini dinilai sangat strategis dalam membantu pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta menyukseskan program peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Melalui sinergi yang kuat di antara ketujuh lembaga tersebut, PGRI Kabupaten optimis dapat terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak guru sekaligus melahirkan inovasi pendidikan yang berdampak langsung pada ruang-ruang kelas.
Untuk diketahui Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) PGRI Dompu bukan formalitas belaka namun menaungi dan membina sekolah – sekolah bernuansa PGRI mulai tingkat TK hingga SMA. Diantaranya terdapat 1 SMA yang berlokasi di kecamatan Dompu, 5 setara SMP/MTs di wilayah kecamatan kilo, Serakapi, Taropo, Kiwu, dan Sorinomo. Sedangkan tingkat Taman Kanak-kanak (TK) ada 14 sekolah yang tersebar di berbagai pelosok desa.
Selain itu, Lembaga Konsultasi Pendampingan Hukum (LKPH) juga berjalan buktinya dalam kasus 63 eks kepsek telah teruji dan terbukti memediasi adanya perubahan data guru dalam sistem serta mampu menjembatani secara hukum dan yuridis terkait perubahan status otomatis yang sudah bisa di cek dalam sistem melalui server provider nya.
Intinya PGRI Dompu dibawah kepemimpinan Mukmin selangkah lebih maju tampil dengan tagline PGRI Dompu Maju dan Unggul serta Solidaritas untuk kemaslahatan bersama.(*)

