jejakmedia ||Polemik dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menyeret nama anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Marga Harun, terus bergulir. Di tengah sorotan publik terhadap kasus tersebut, sang istri, Nadira Ramayanti, mengungkap sejumlah persoalan rumah tangga yang menurutnya telah lama terjadi.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Nadira menyebut konflik rumah tangganya dengan legislator tersebut tidak terjadi secara tiba-tiba. Ia mengaku persoalan itu telah berlangsung lama, bahkan setelah keduanya sempat menjalani proses rujuk yang disaksikan oleh keluarga besar dari kedua belah pihak.
Menurut Nadira, setelah proses rujuk tersebut, keluarga dari kedua pihak sempat dipertemukan dengan harapan hubungan rumah tangga mereka dapat kembali membaik. Namun, ia mengklaim berbagai persoalan justru kembali muncul dalam perjalanan waktu.
Salah satu hal yang diungkap Nadira adalah dugaan perselingkuhan yang menurutnya kerap dilakukan oleh suaminya. Ia mengaku beberapa kali menemukan indikasi hubungan suaminya dengan perempuan lain selama pernikahan mereka.
“Saya pernah mendatangi langsung seorang perempuan yang katanya dijanjikan akan dinikahi,” ujar Nadira. Ia menyebut pertemuan itu terjadi di sebuah hotel di Kota Mataram dan salah satu hotel di Jakarta.
Dalam konfrontasi tersebut, perempuan yang ditemuinya disebut mengaku sempat dijanjikan akan dinikahi oleh sang legislator sebelum mengetahui bahwa yang bersangkutan telah memiliki istri.
Nadira juga mengklaim dugaan hubungan dengan perempuan lain bukan hanya terjadi sekali. Menurutnya, ada beberapa perempuan yang disebut pernah dijanjikan pernikahan oleh suaminya.
Meski mengungkapkan hal tersebut, Nadira menegaskan dirinya tidak bermaksud memperkeruh konflik rumah tangganya di ruang publik. Ia mengatakan hanya menjawab pertanyaan yang muncul setelah polemik dugaan KDRT terhadap dirinya ramai diberitakan.
“Saya tidak ingin berperang. Bagaimanapun dia tetap ayah dari anak saya,” katanya.
Di sisi lain, hingga berita ini diturunkan, Marga Harun belum memberikan tanggapan resmi terkait pengakuan istrinya tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan masih belum mendapat respons.
Sementara, mengenai isu perselingkuhan Nadira dengan Bupati Dompu BBF dirinya dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Ia menegaskan tidak pernah memiliki hubungan spesial dengan Bupati Dompu, sebagaimana yang dituduhkan oleh beberapa pihak di media sosial.***

