Mabes Polri Selidiki Oknum Anggota Polres KSB Diduga Peras Pejabat Ratusan Juta

Informasi diperoleh, ada beberapa pejabat Pemkab Sumbawa Barat yang menjadi korban pemerasan oknum anggota kepolisian. Para korban itu berasal dari beberapa instansi, seperti Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) hingga Dinas Pertanian.

 

 

 

MATARAM, JEJAKMEDIANEWS-Mabes Polri menyelidiki dugaan korupsi beberapa oknum anggota Polres Sumbawa Barat (KSB). Mereka diduga memeras sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat tahun 2025

Kasus ini masih berjalan di tahap penyelidikan Direktorat Penindakan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri. Hal itu sesuai Surat Perintah Penyelidikan dan pemanggilan yang diterbitkan Kortastipidkor Januari – Februari 2026

Mabes Polri telah mengundang dan memintai keterangan sejumlah saksi-saksi. Surat panggilan ditandatangani langsung oleh Direktur Tindak Pidana Korupsi Kortastipidkor Polri, Brigjen Pol. Totok Suharyanto.

Informasi diperoleh, ada beberapa pejabat Pemkab Sumbawa Barat yang menjadi korban pemerasan oknum anggota kepolisian. Para korban itu berasal dari beberapa instansi, seperti Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) hingga Dinas Pertanian.

Mereka menyetor dengan nominal ratusan juta rupiah. Mulai Rp150 juta, Rp200 juta, hingga Rp900 juta. Informasi lain, dugaan pemerasan ini melibatkan petinggi Polres Sumbawa Barat

Modus permintaan uang ini dilancarkan sehubungan dengan sejumlah penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang tengah ditangani Polres KSB. Termasuk dugaan korupsi pengadaan hingga dana hibah. Bahkan, ada oknum kepolisian meminta barter sejumlah proyek nilainya miliaran rupiah jika kasusnya tidak ingin diproses.

Tanggapan Pemkab dan Kepolisian

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumbawa Barat, Abdul Muis belum memberikan tanggapan. Begitu juga dengan Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Zulkarnain dan Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid. Upaya permintaan keterangan sejak Selasa, 10 Februari hingga Rabu, 11 Februari 2026 belum membuahkan hasil.

Tanggapan datang dari Kasat Reskrim, Iptu Firman. Menurutnya, kasus ini terjadi sebelum dirinya menjabat di Polres Sumbawa Barat.

“Kebetulan objek yang ditanyakan terjadi saat Kasat sebelum saya. Kebetulan saya baru satu bulan di Polres KSB (Kabupaten Sumbawa Barat). Untuk detailnya silakan bisa ditanyakan ke Kasi Humas Polres,” kata Firman kepada jejakmedia.

Sedangkan, Kasi Humas Polres Polres Sumbawa Barat, Iptu Ardiyatmaja mengaku kasus ini sudah lama bergulir. “Sudah banyak menyebar,” ucapnya kepada jejakmedia, Kamis, (12/2).

Menyinggung adanya pemeriksaan Mabes Polri kepada sejumlah anggota Polres, Ardiyatmaja enggan berkomentar panjang. “Saya tidak tahu pejabat mana. Belum ada sepengetahuan saya. Kalau yang dulu, dulu saya belum di humas,” terangnya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *