“Semoga tingginya harga satuan sesuai dengan kualitasnya, kita tunggu,” ujar politisi PDIP tersebut dengan singkat dan penuh makna.
JEJAKMEDIANEWS– Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tengah mempercepat proyek pemasangan 447 titik Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) bertenaga surya di seluruh wilayah Provinsi NTB.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya di ruas jalan provinsi yang masih gelap gulita.
Komisi IV DPRD NTB yang diwakili, Abdul Rahim mengatakan bahwa pemasangan PJU Provinsi NTB sebanyak 447 Unit yang tersebar di kabupaten kota di NTB yang meliputi 300 unit di pulau lombok dan 147 unit di pulau sumbawa dengan harga satuan lebih kurang 40jt/unit.
Wakil rakyat Dapil V, Abdul Rahim, memerinci dari total 447 PJU, ada 147 unit yang tersebar di jalanan Pulau Sumbawa. Sementara, sisanya ada di Lombok. Saat ini, salah satu titik yang sudah rampung dipasang PJU adalah jalan di depan Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah.
Bram mengatakan pemasangan masing-masing PJU akan ditentukan oleh vendor. Pemasangan PJU ditentukan dengan melihat titik lokasi yang dipapar langsung oleh sinar matahari. Sebab, PJU yang dipasang menggunakan tenaga surya.
“Semoga tingginya harga satuan sesuai dengan kualitasnya, kita tunggu,” ujar politisi PDIP tersebut dengan singkat dan penuh makna.
Total biaya satu unit PJU model pembangkit tenaga surya itu sebesar Rp 40 juta. Semua pemasangan PJU ini dikerjakan oleh tiga vendor.
Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan NTB, Chairy Chalidyanto, meminta masyarakat ikut membantu pemerintah untuk memelihara seluruh PJU panel surya itu. Selama ini, banyak panel dan kabel PJU yang telah terpasang sebelumnya raib dicuri. Salah satunya di Jalan Bypass BIL menuju Sirkuit Mandalika termasuk di Pulau Sumbawa.
“Kami minta dijaga supaya lampunya jangan dicuri. Karena di beberapa titik itu hilang panel suryanya. Kan panel itu dicuri karena bisa isi daya. Termasuk di jalan Mandalika itu sering kehilangan. Maka kami pasang di depan sirkuit sampai simpang Songgong ke arah Awang agar meminimalisasi kehilangan,” tandas Chairy.

